SUKACITA KARENA BERBUAT BENAR
( YOHANES 14 : 15-21)
Shalom !
Saudara-saudara yang saya kasihi dalam Tuhan, kita sungguh bersyukur untuk Kasih Tuhan bagi kita.. Dia begitu baik bagi kita! Sebuah pertanyaan yang menjadi bahan perenungan bagi kita, Lebih
mudah mana untuk dilakukan, berbuat baik atau berbuat tidak baik?
Mari kita coba membayangkan keadaan berikut. Suatu siang yang terik di jam
istirahat. Kamu bersiap untuk pergi ke kantin. Di tengah jalan, ada temanmu
yang kayaknya lagi kesakitan. Ternyata, uang jajannya hilang dan dia sangat
kelaparan. Sementara posisinya, kamu lagi punya uang lebih. Nah, apa yang akan
kamu lakukan? Menolong dia? Ataukah membiarkan dia kelaparan begitu? Saya yakin
pasti kita akan menolong dia bukan?
Itulah
yang akan kita bahas hari ini. Mari kita lihat dan perhatikan apa yang firman
Tuhan katakan kepada kita.
Saudara-saudara terkasih dalam Tuhan, Firman Tuhan hari ini mau mengajarkan kepada kita betapa
pentingnya berbuat baik dan mengasihi sesama kita. Tuhan Yesus sendiri sebelum
meninggalkan dunia ini, telah memerintahkan kepada murid-murid-NYA untuk
mengasihi sesama dan berbuat baik.
Nah, sekarang yang menjadi pertanyaannya, Apa alasan, mengapa kita harus berbuat baik? Firman Tuhan mencatat, ada 3 alasan, kenapa
kita harus berbuat baik.
1.
Karena
Berbuat baik dan benar adalah gaya hidup orang Kristen.
Banyak orang masa kini, tampil dengan macam-macam
model dan gaya hidup yang nge-trend. Disamping itu, Ada juga gaya hidup yang
buruk yang kadang sudah menjadi kebiasaan banyak orang, seperti merokok, main
judi, bolos, melanggar aturan, dsb. Tentunya, ini bukan gaya hidup yang benar
dan dikehendaki Tuhan. Lalu, gaya hidup seperti apa yang dikehendaki Tuhan?
Ternyata gaya hidup yang kita harus lakukan adalah mentaati Firman Tuhan. Salah satunya mengasihi sesama kita dan
berbuat baik. Karena itu, mari kita jadikan mengasihi dan berbuat baik sebagai
gaya hidup kita.
2.
Karena
berbuat baik dan benar bukti bahwa kita mengasihi Tuhan (Ay. 21)
Ada ungkapan popular yang mengatakan, “TALK LESS DO
MORE”. Ungkapan ini bermakna sedikit berbicara, berbuat nyata (dan banyak). Ada
orang Kristen yang mengklaim dirinya sudah mengasihi Tuhan, rajin ke gereja,
rajin ikut persekutuan, akan tetapi sayangnya kelakuannya tidak seperti itu.
Setiap hari dia berbuat jahat, sombong, berdusta, suka menghina, dsb. Ayat 21
pembacaan kita mengatakan bahwa jika kita mengasihi Allah, maka kita harus
membuktikannya dengan mentaati perintah-NYA, khususnya perintah saling
mengasihi dan berbuat benar. Mari buktikan cinta kita pada Tuhan dengan cara
setia melakukan Firman-NYA.
3.
Karena
orang yang berbuat baik akan dikasihi dan diberkati Tuhan (Ay. 23)
Pada ayat 23, Tuhan Yesus telah berjanji bahwa
kepada siapapun yang dengan setia mentaati Firman Tuhan dan tentunya mengasihi
sesamanya, maka akan ada hadiah Khusus yaitu Kasih Karunia Allah dan Kehadiran
Tuhan dalam hidupnya akan dinyatakan.
Saudar-saudara yang terkasih dalam Tuhan, Mari kita
belajar, untuk mengasihi Tuhan dan sesama kita, berbuat baik kepada semua
orang. Karena seperti tema kita, Berbahagia karena berbuat benar, maka pasti
perasaan kita akan bersukacita dan berbahagia bila kita melakukan kebaikan
sekecil apapun itu. Bahkan lebih dari itu, Tuhan berjanji akan memberkati kita
bila kita tetap setia hidup menuruti Firman-Nya sampai akhir.
Kiranya Tuhan menolong kita, Amin.
Renungan Firman Tuhan 31 Oktober 2014
Raihanda Dwimart Mangawe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar